Thursday, April 17, 2014

Safety Induction

Banyak perusahaan yang mengabaikan Safety Induction. Kenapa demikian ? hal ini bisa dikarenakan kurang pengetahuannya perusahaan akan pentingnya safety induction, bisa karena ketidak pedulian perusahaan terhadap pentingnya memberi edukasi dan pehamaman terhadap bahaya dan resiko di tempat kerja, bisa juga karena perusahaan sama sekali tidak komitment terhadap safety.
Safety Inductionmenurut saya pribadi sangat penting, karena di dalam induction semua karyawan baru, karyawan mutasi, kontraktor, dan visitor dapat mengetahui semua aturan serta bahaya & resiko saat sebelum mereka melakukan aktivitas dilingkungan perusahaan.
Materi safety induction dapat meliputi : JSA, HIRA, atau Kondisi emergency, telp penting perusahaan, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, struktur organisasi HSE dan lain sebagainya.
Dengan demikian setelah yang bersangkutan mengetahui betul tentang safety maka dapat dipastikan kita sedikit merasa tenang. Karena dapat dipastikan yg bersangkutan akan lebih memperhatikan aspek safety.
Safety induction dapat diberikan melalui video, berkomunikasi ataupun dapat melalui buku petunjuk ataupun peragaan.

Jangan coba-coba dengan safety…begitu kita lengah bahaya akan mengancam

Filososfi Singa

Kalau kita pikirkan secara sederhana sebenarnya safety itu bertujuan untuk membuat orang terbebas dari kecelakaan. Filosofi sederhana digambarkan seperti berikut : Seekor singa yang berkeliaran bebas jika di sekelilingnya tidak ada orang maka singa tersebut dikatakan bukan bahaya, karena tidak mungkin ada accident. Jika ada singa kemudian ada orang yang berada di area itu maka itu adalah risk, pada satu kesempatan sang singa kapanpun bisa menerkam orang tersebut.
Lalu bagaimana cara mengamankan orang tersebut agar tidak dimakan singa, maka dibutuhkan pengendalian bahaya & resiko. Kita harus mengendalikan bahaya & resiko tersebut, karena jika tidak kendalikan orang tersebut akan mati.

Seperti halnya ketika kita berada di suatu tempat kerja itulah singa, kapanpun singa tersebut bisa menerkam kita. maka singa tersebut harus diamankan

Tiga Tipe Manusia



Teman sekalian, kita pasti akan mengalami kendala dalam mengimplementasikan segala aturan dan prosedur terkait dengan safety. Hal ini terjadi karena memang tidak semua orang akan menerima apa yang akan kita implementasikan. Ada orang yang secara terang-terangan menolak dengan berbagai cara mereka, dan ada yang bisa menerima dan bahakan dengan senang hati, karena mereka sadar apa yang akan kita implementasikan adalah demi keselamatan mereka.
Akan ada 3 tipe manusia dalam penerimaan mereka terhadap aturan safety, dibawah ini adalah grafik atau gambaran pembagian tipa manusia tersebut.
Dari populasi misal 100 orang maka akan ada 10 orang yang akan cukek dan cenderung tidak menerima aturan tersebut, namun akan ada 80 orang dalam populasi tersebut akan ikut saja, dalam hal ini mereka akan melaksanakan apapun hal ini disebabkan berbagai alasan yaitu : takut dipecat, sekedar ikut-ikutan,dan lain sebagainya. Namun akan ada 10 orang lainnya dimana ke sepuluh orang tersebut memiliki passion dalam ha safety.
Anda boleh coba dengan melakukan survey, buat sebuah survey kepada seluruh karyawan atau 10% dari populasi, maka kita akan tahu jawabannya.
Selamat mencoba
 Image