Thursday, April 17, 2014

Teknik Pencegahan Insiden


GambarKita pasti menyadari setiap pekerjaan yang kita lakukan akan menimbulkan dampak, baik yang Minor bahkan Major. Dampak tersebut adalah potensi Insiden. Pemahaman insiden ini bermacam-macam, ada yang mengatakan seluruh kejadian misal, NM,FA,Property Damage, LTI, Kec Lalulintas itulah yang disebut dengan insiden. Mungkin ada yang menyatakan lain, misal Insiden itu suatu kejadian yang belum menyebabkan kecelakaan dan lain sebagainya.

Namun saya disini akan berpahaman Insiden itu adalah seluruh kejadian baik itu NM, FA, PD, Kec Lalulintas, LTI, dan Non Lost Tim Injury. Karena suatu insiden bisa menyebabkan ke 6 hal tadi diatas.
Tentunya Sebagai seorang Praktisi Safety, mereka akan berfikir bagaimana mengendalikan insiden tersebut, tentunya akan banyak hal dilakukan dan akan berbeda antara satu jenin industri dengan industri lainnya.
Beberapa teknik mengendalikan insiden sudah banyak dikenalkan oleh para ahli kepada kita. Misal : JSA ( Job safety Analisis ). HIRA ( Hazard Identification Risk Assesment ), HIRAC ( Hazard Identification Risk Assessment & Control ), FMEA, HAZOPs, Why-Why Analysis, Fact Tree, dan lain sebagainya.
Satu hal yang perlu kita ingat dalam pengendalian bahasa & resiko itu adalah mencegah bagaimana terjadinya Insiden, oleh karena sedetil mungkin & item demi item harus kita pikirkan bagaimana mengendalikan bahaya tersebut. Safety itu berbicara waktu, kita tidak kendalikan sekarang maka kapanpun waktunya tiba akan terjadi insiden itu. Sudah kita kendalikan pun insiden itu bisa terjadi. Hal ini beda lagi. Suatu hal yg pasti terjadi ketika insiden itu terjadi disebabkan karena Unsafe Behaviour/Unsafet Act. Sehingga dalam pengendalian tersebut harus memperhatikan bagaimana pencegahan Unsafe Act/Unsafe Behaviour.

Teori Piramida Safety



Rekan semua, pada kesempatan ini saya ingin berbagi pengetahuan terkait dengan bagaiamana kita dapat mengukur dan mengendalikan kecelakaan. Tapi sebelumnya kita harus epakat dulu bahwa Kecelakaan kerja itu dapat dicegah. Kenapa hal ini saya sampaikan karena sebagain orang menyatakan kecelakaan kerja itu yan sudah dari “sononya” / sudah halangan, sudah takdir dan lain sebagainya.
Tapi jika kita mau jujur pasti kecelakaan kerja itu akan di dahului dengan berbagai sebab yang dilakukan oleh korban atau orang lain yang menyebabkan seseorang menjadi korban.
Dari paparan singkat saya berikut ini, kita akan mengetahui hal penting apa yang harus kita kendalikan agar tidak terjadi kecelakaan. Secara jelas bisa kita lihat pada gambar Piramida Safety di bawah ini :Image
Red : From Dupont
     Didalam piramida diatas ada ada 5 kategori Insiden, yaitu : Unsafe condition/Unsafe Act, Nearmiss / First Aid, Recordablen Injuries, Major & Fatal. Hal ini dapat dijelaskan bahwa setiap ada 30.000 hazards terkait UA & UC maka akan menyebabkan 3000 NM / FA. dan seterusnya, sehingga dengan kata lain bahwa Hazard terkait UA & UC maka 10% nya akan terjadi NM /FA. Dan apabila ada NM/FA maka 10% nya akan menyebabkan recodable injuries, dan  10% recodable injuries akan menyebabkan kecelakaan Major dan kecelakaan Major akan memicu terjadinya Fatality.
Nah…sekarang cara kita untuk menghindari atau mencegah kecelakaan ?? tentunya adalah dengan cra menguruangi Unsafe Act (Perilaku yang tidak aman ) & Unsafe Condition ( Kondisi yang tidak aman ). Kenapa demikian ?? karena kedua hal itulah yang banyak menyebabkan kecelakaan. dari berbagai macam kiteratur dijelaskan bahwa banyak sekali kecelakaan yang disebabkan oleh perilaku yang tidak aman dan kondisi tidak aman.
Pertanyaan yang akan timbul bagaimana caranya ??. suatu hal yng paling simple ketika akan mengurangi UA adalah dengan cara menegur, namun kita boleh ingat tiga tipe manusia, jika kite ketemu dengan orang yang bandel makan hal itu tidak akan ada gunanya, hal lain yang bisa kita lakukan adalah menetapkan Reward & Punisment, orang yang melanggar di hukum dan yang mengikuti aturan di beri hadia. Dan masih banyak lagi caranya. Biasanya di beberapa perusahaan oil & gas menggunakan cara dialog, yaitu berdialog kepada karyawan dan membuat kesepakatan untuk merubah sikap/ perbuatan negatif yang telah dilakukan.
Ada Teknis menegur secara halus, tapi tunggu dulu ya…di lain kesempatan akan saya ulas. Ayo tungu apalagi tentukan pilihan kita mau menetapkan aturan atau suatu saat karywan kita celaka.

SAFETY ALERT:LONGSOR DI MESS TAMBANG EMAS, SATU KARYAWAN TEWAS

Terjadinya hujan lebat pada Sabtu (5/4) sore mengakibatkan terjadinya longsor di lokasi mess karyawan kontraktor milik PT Aneka Tambang (Antam), Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, satu orang dinyatakan tewas tertimbun material longsor.
"Peristiwa longsor terjadi saat hujan deras pada pukul 19.00 WIB, material tebingan ambruk menimpa bangunan mess karyawan yang berada di wilayah camp kontraktor karyawan jasa penambangan," ujar Humas PT Antam, Arif.
Ia menyebutkan, saat kejadian terdapat sekitar 10 hingga 15 karyawan yang beristirahat di dalam mess, satu orang tewas sedangkan karyawan lain dapat menyelamatkan diri.
Sabtu malam seluruh anggota penyelamat dari PT Aneka Tambang dikerahkan untuk mengevakuasi jenazah korban yang diperkirakan sudah meninggal. Longsor terjadi merupakan peristiwa alam, karena posisi camp karyawan berada di lereng perbukitan di daerah quarry Desa Bantar Karet masih di sekitar area PT Antam. (KF-Vey/Antara)